Variasi jam tangan saat ini semakin luas karena banyak sekali tipe yang bisa dipilih di pasaran. Terlebih lagi mengenai jam tangan digital karena setiap harinya tidak pernah lepas dari perbincangan para pecinta teknologi. Adanya perkembangan teknologi seiring berjalannya waktu, serta begitu banyak faktor yang harus dicoba, jam ini telah menjadi pilihan banyak orang. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan jam tangan analog dengan desain beragam, mana yang lebih baik?

Mengenal Jam Tangan Digital dan Analog
Sebenarnya, jam tangan analog merupakan jam tangan tradisional dengan gaya konvensional yang berisi jarum jam, menit, serta detik di dalamnya. Siapapun sering melihat jam ini sejak kecil sampai tumbuh dewasa. Hingga saat ini, jam tangan tersebut masih tidak bisa tergantikan.
Analog bisa dikatakan menjadi jam paling sederhana dan juga praktis dari segi tampilan sampai dengan perangkat dalam sistemnya. Terdapat angka yang tercetak pada jam tangan dalam bentuk angka romawi atau aritmatika. Selain itu, jam ini juga identik dengan ciri khas gaya klasik yang asalnya dari suara jam.
Seiring berkembangnya zaman, teknologi pun turut hadir. Muncul jam tangan digital yang kini mayoritasnya telah menggunakan layar LED di berbagai merek. Waktu akan tampil pada jam tangan elektronik dengan menggunakan gerakan kuarsa. Jam tangan modern ini tidak hanya menghadirkan lebih dari sekadar fitur tampilan waktu, namun juga ada fitur kecerdasan dan teknologi semakin canggih. Secara menyeluruh, jam ini akan membantu pengguna dalam melakukan aktivitas, seperti menghubungkan seluruh keperluan perangkat telepon ke dalam jam.
Movement Jam Analog dan Digital
Ketika membandingkan jam tangan, pengguna perlu ingat bahwa keduanya sama-sama memiliki fungsi untuk menampilkan waktu. Hanya saja, perbedaan visual secara umum terlihat dari mesin atau tampilan yang kian bervariasi di zaman sekarang. Jam analog menggunakan gerakan kuarsa untuk bisa beroperasi, pegasnya dililitkan pada mesin jam dengan bantuan energi dari baterai. Pegasnya ini mampu menyimpan energi secara perlahan, lalu menyebar melalui gerakan untuk mengoperasikan jarum jam serta fungsi lainnya.
Sementara itu, untuk pergerakan jam tangan digital sebenarnya sama-sama menggunakan tenaga baterai dan potongan kecil kristal kuarsa yang bertindak sebagai asilatornya. Pada daya listriknya dikirim dari baterai ke kuarsa, kemudian menghasilkan listrik per detik, sehingga mampu menggerakkan motor jam. Kemudian, jam tangan modern ini juga sangat tangguh, namun banyak sekali bagian kecil yang bergerak sehingga dapat membuatnya rapuh. Gerakan kuarsa pada jam analog tidak mengalami kerentanan seperti ini. Hal tersebut hanya sekali terjadi pada jam digital kuarsa yang tidak punya bagian bergerak.
Akurasi Jam Analog dan Digital
Perbedaan lain dari jam digital dan analog adalah kemampuannya dalam menjaga akurasi waktu. Kendati jauh lebih sederhana, gerakan kuarsa pada jam analog cenderung akurat dan bisa menjaga waktu itu lebih baik. Akan tetapi, jam digital tak kalah akurat karena layar digital bisa menemukan informasi akurat mengenai waktu dalam mikro detik. Kemudahan dalam memeriksa waktu jadi jauh lebih baik menggunakan jam digital daripada analog.
Fitur Jam Analog dan Digital
Selain itu mengenai fitur jam tangan digital dan analog ini sering sekali diperbincangkan. Apabila berbicara mengenai jam tangan kuarsa, analog jaman dulu sebagian besar tidak memiliki fitur spesial. Baru-baru ini pengguna bisa melihat tampilan tanggal dan terkadang ada fitur hari pada jam. Sementara jam digital menawarkan banyak sekali fitur ke tingkat selanjutnya.
Secara umum, terdapat fitur menghitung waktu, lonceng, kalender, zona waktu, dan masih banyak lagi. Jam digital telah lengkap dengan lampu LED dan penerangan. Ini mampu menawarkan secara lebih praktis untuk melihat waktu di malam hari.
Perbandingan antara jam digital dan analog masih seringkali menjadi perdebatan meski sudah mengetahui letak perbedaannya. Sebenarnya, ini hanya berkaitan dengan kenyamanan dan pembiasaan pada saat menggunakan jamnya.
Akun pengguna TikTok @psikolog.pasca membagikan ulasan mengenai kedua jam tersebut. Memakai jam tangan digital atau analog harus melihat proses dari jam itu sendiri, di mana jam digital lebih praktis karena langsung muncul angka dan bisa di-setting dalam bentuk akurasi 12 atau 24 jam. Sedangkan jam analog hanya memiliki angka 1-12 saja, jadi saat menggunakannya harus memperhatikan lagi jarum panjang dan pendeknya. Maka, kebiasaan untuk melakukan perhitungan waktu lebih sulit daripada saat menggunakan jam digital. Penggunaan jam digital mampu menciptakan kenyamanan lebih dalam melihat waktu daripada jenis analog. /ame



